Awalnya angka ini tidak mempunyai arti khusus buatku, hanya sekadar angka paling tinggi jika disejajarkan dari satu sampai sepuluh.
Tapi setelah kejadian itu, sepuluh menjadi angka yang mewakilkan sebuah tindakan.
Tindakan yang membuatku menahan rasa untuk melihat senyummu, mendengar suaramu atau merasakan hembusan nafasmu.
Apabila sekarang keluar pertanyaan bagaimana aku melewati sepuluh hari ini, apakah aku sempat merasa butuh? Apakah ada mimpi yang menyertainya? Semua jawabannya Iya.
Kamis, 28 Juli 2011
Selamat Pagi... Coret Theo
Akhirnya kubisa mengatakan itu lagi pagi ini.
Ucapan yang sempat tertahan beberapa hari, karena sebuah kesadaran diri serta kondisi yang mengharuskan pribadi untuk kuat, yang seakan memaksa mulut untuk mencetak sebuah senyuman.
Setidaknya hari-hari tanpa ucapan itu, yang membuat diri semakin paham tentang arti pihak lain yang memang butuh kekuatan lebih. Entah itu kekuatan pikiran atau perasaan.
Jadi, jika hari-hari seperti itu datang kembali, aku siap menyambutnya tanpa harus pura-pura kuat dan terpaksa berbagi senyum. Sampai saatnya datang lagi untuk aku menyampaikan, Selamat Pagi.
Ucapan yang sempat tertahan beberapa hari, karena sebuah kesadaran diri serta kondisi yang mengharuskan pribadi untuk kuat, yang seakan memaksa mulut untuk mencetak sebuah senyuman.
Setidaknya hari-hari tanpa ucapan itu, yang membuat diri semakin paham tentang arti pihak lain yang memang butuh kekuatan lebih. Entah itu kekuatan pikiran atau perasaan.
Jadi, jika hari-hari seperti itu datang kembali, aku siap menyambutnya tanpa harus pura-pura kuat dan terpaksa berbagi senyum. Sampai saatnya datang lagi untuk aku menyampaikan, Selamat Pagi.
Jumat, 22 Juli 2011
Butuh... Coret Theo
Butuh, Sebenarnya itu lah hal yang kurasakan saat ini. Saat dimana butuh sosok untuk diajak tertawa, diam, marah ataupun sekadar mendengarkan apa yang ingin kusampaikan.
Kamu, sebenarnya kamu lah sosok itu. Sosok yang selalu ada di hati dan pikiran dalam setiap apa yang kulakuakn dan katakan.
Bisakah aku mendapatkan itu? Mendapatkan Kebutuhan yang mungkin dinilai sebagian orang, sebagai keinginan yang egois atau hanya sesuatu yang tidak perlu diberikan tanggapan.
Tapi kenapa aku tetap merasa butuh? Pantaskah keinginan itu?
Air Mata... Coret Theo
Kenapa aku selalu terdiam jika berhubungan dengan kata yang satu ini. Sama seperti melihat teman yang mengeluarkan nya secara tiba-tiba malam ini. Bukannya bertanya kenapa? Aku malah tak bicara seraya menyibukkan diri dengan hal lain. Hal yang sebenarnya penting namun mendadak jadi takberarti, karena dipikiran muncul sebuah pertanyaan besar.
Kenapa air mata itu ada, apa sesuatu yang memaksanya untuk keluar dan kenapa air mata selalu indentik dengan rasa bersalah, lemah, atau pun satu titik yang membuat manusia tidak bisa berbuat apa-apa.
Ataukah, air mata itu merupakan sebuah jawaban, teriakan dari hati dan pikiran yang tidak bisa lagi menguraikan sebuah kata.
Kamis, 21 Juli 2011
Inilah Mereka
Teman kerjasama, tertawa, marah-marah dan masih banyak lagi. Partner dalam mengisi kegiatan yang mengharuskan aku melakukan kebiasaan seru, asik dan menyenangkan. Yaitu keluar melihat wajah-wajah baru, dan menggunakan sedikit memori di otak, untuk mengingat semua hal seru itu.
Rasa... Coret Theo
Rasa bukanlah suatu hal yang biasa, rasa bisa mewakilkan apa yang ada di hati setiap manusia. Seperti Rasa Suka, Sayang, Cinta dan Benci.
Semua rasa itu, mungkin sudah dirasakan kepada pribadi yang berbeda. Tapi dari kesekian pribadi itu, ada satu sosok yang mampu membuat kita mengeluarkan keempat nya.
Sosok yang menarik, berbeda dan seakan sudah punya bagian nya sendiri di hati serta pikiran. Rasa suka saat pertama kali melihat senyum nya. Sayang ketika mulai lebih jauh mengenalnya dan Cinta ketika kita tahu sosok tersebut punya perasaan yang sama dengan kita.
Sekarang muncul pertanyaa, Dimanakah rasa Benci itu?
Benci bisa dengan sengaja muncul, apabila sosok itu tidak menggenggam erat, rasa Suka, Sayang dan Cinta, yang telah dipercayakan kepadanya.
Semua rasa itu, mungkin sudah dirasakan kepada pribadi yang berbeda. Tapi dari kesekian pribadi itu, ada satu sosok yang mampu membuat kita mengeluarkan keempat nya.
Sosok yang menarik, berbeda dan seakan sudah punya bagian nya sendiri di hati serta pikiran. Rasa suka saat pertama kali melihat senyum nya. Sayang ketika mulai lebih jauh mengenalnya dan Cinta ketika kita tahu sosok tersebut punya perasaan yang sama dengan kita.
Sekarang muncul pertanyaa, Dimanakah rasa Benci itu?
Benci bisa dengan sengaja muncul, apabila sosok itu tidak menggenggam erat, rasa Suka, Sayang dan Cinta, yang telah dipercayakan kepadanya.
Hujan... Coret Theo
Anugerah. itu lah kata yang sesuai untuk menggambarkan tentang hujan. Sesuatu yang sangat di nanti, apabila suasana terasa sangat kering dan gersang. Tapi disaat hujan itu datang, tidak sedikit pribadi mengeluarkan sebuah keluhan. Yang seakan menyalahkan Tuhan seraya bertanya, kenapa air ini sangat menggangu kenyamanan.
Begitu juga dengan cinta, suatu anugerah yang selalu di nanti setiap pribadi, apabila merasa ada bagian kosong dalam diri yang perlu diisi. Tanpa disadari, di saat anugerah ini telah diberi. Begitu cepat bisa melepaskan dan berusaha keras untuk mengakhiri.
Begitu juga dengan cinta, suatu anugerah yang selalu di nanti setiap pribadi, apabila merasa ada bagian kosong dalam diri yang perlu diisi. Tanpa disadari, di saat anugerah ini telah diberi. Begitu cepat bisa melepaskan dan berusaha keras untuk mengakhiri.
Langganan:
Postingan (Atom)






